Nama
: Titin Wahyu Septiyana
NRP :
6113030004
Prodi :
DC 6 A
Essay
Pengalaman OJT
Tempat
OJT : PT.INKA Madiun
Syukur alhamdulillah
saya bisa diterima OJT di PT.INKA Madiun, salah satu perusahan BUMN yang
terletak di tempat kelahiran saya. Jika ditanya bangga, mesti akan saya jawab
“iya, saya bangga”, karena apa ? “iya , karena selain saya berbaground
perkapalan tetapi saya dapat OJT di perkeretaapian dan di salah satu di
perusahaan BUMN.” Meski banyak sekali
yang menyayangkan hal tersebut, “buat apa OJT di perkeretaapian, padahal ilmu
perkapalan itu sangat mahal.” Tetapi saya tetap optimis saya pasti bisa
mengikuti OJT di perkeretaapian. Dan prinsip saya, ada industri di tanah
kelahiran sendiri, mengapa tidak mencoba dan bergabung dengan industri
tersebut.
Hari pertama masuk OJT,
lagi-lagi banyak pertanyaaan, “loooh, anak perkapalan kok belajar
perkeretaapian, yang bener aja”. Kini saya senyum dan menjawab, “ iya ini bener
dan serius”. Saya disini ditempatkan di divisi Teknologi, khususnya desain
mekanik. Sesuai dengan prodi design construction, karena senior manager disini
awalnya menanyakan dan melihat langsung tugas-tugas yang saya peroleh di
kampus. Kata beliau cukup lah buat awal seorang designer, yang penting dapat
menguasai AutoCAD. Selanjutnya saya langsung diberikan setumpuk gambar kereta
dan disuruh mempelajari. Awalnya saya shock banget, ini apa gambar apa coba.
Hihihihi. Setelah berhari-hari disini saya mampu mengikutinya dan mulai
mendapat tugas.
Setelah tugas di
AutoCAD saya selesaikan, saya diberikan tugas lagi di softwere yang baru
menurut saya. Yaitu saya harus dapat menggambar di softwere Inventor. Lagi-lagi
ini menjadi shock terapi buat saya. Eeeiiiits lebay dikit. Dari yang awalnya sama sekali tidak tahu dan
tidak paham apa itu inventor hingga sekarang dibuat pusing dengannya. Meski
saya pemula disini, tetapi saya tetap mampu menyelesaikan tugas-tugas yang
diberikan. Saya bissmillah dan modal yakin saja semoga selesai dengan benar dan
sesuai yang diharapkan. “ini pak sudah selesai”, “terimakasih ya mbak, cepat
sekali anda belajar dan mengerjakannya”. Dalam fikiran saya, sungguh saya
senang sekali, awal yang bagus lah buat pemula, tetapi tak taunya gambar saya
masih ada yang salah, dan saya harus revisi. Tidak masalah seeh bagi saya, saya
disini memang belajar jadi cukup wajar jika ada kesalahan dan harus revisi.
Pagi ini saya penuh
semangat untuk berangkat dan segera menyelesaikan revisi kemarin. Sampai di
kantor saya kaget, ternyata PC yang biasanya saya gunakan untuk belajar dan
mengerjakan tugas tidak ada di meja. Hemmmmm,,, menghela nafas panjang, sudah
semangat kerja, berangkat pagi-pagi tetapi PC tidak ada di meja L
L
L
. Saya menunggu pembimbing dan menanyakan hal tersebut, ternyata PC nya
digunakan oleh yang punya, yang sebelumnya dibagian lain dan sekarang kembali
ke divisi teknologi lagi. Yaaaah , akhirnya saya menggunakan laptop saya sendiri,
dan menginstal Inventor. Karena keterbatasan dengan laptop saya, inventor 2015
tidak bisa terinstal, meski sudah saya tambah RAMnya, masih tidak bisa yang
2015, akhirnya bisa tetepi inventor 2012.
Saya copy dari PC
sebelumnya untuk saya lanjutkan di laptop saya, dan ternyata data saya tidak
dapat dibuka. Akhirnya pembimbing saya memberikan instaler Pro-Engineering. Dan
alhamdulillah bisa dengan Pro-E. Tapi saya harus belajar softwere baru lagi.
Ada semingguan lah untuk beradaptasi dengan Pro-E. Mulai berganti dari inventor
ke Pro-E saya tiap senin malam mengikuti training Pro-E. Hingga sekarang saya
melanjukan pekerjaan nya dengan menggunakan Pro-E.
Dibalik semuanya saya
mendapatkan pelajaran yang sangat banyak sekali. Mulai belajar proses desain
dan produksi kereta, dari permintaan costumer hingga kereta kembali ke
costumer. Belum lagi belajar softwere Inventor dan Pro-E, yang awalnya tidak pernah tau hingga
sekarang dapat mengoperasikan. Dan karyawan disini, banyak yang menyayangkan saya, karena saya hanya
mahasiswi D3.
Dalam hati ingin
melanjutkan ke SI , tetapi kasihan orang tua yang menginginkan saya bekerja.
Dengan alasan cukup D3 dengan bidikmisi dan setelah lulus dapat bekerja. Orang
tua tidak mampu membiayaimu lagi. Besar harapan dapat bekerja di PT.INKA,
tetapi jika D3 hanya dapat menjadi PKWT (karyawan kontrak) untuk tetap harus
SI. Mohon maaf jika essaynya alay dan mungkin lebih ke cerpen. Terimakasih
sudah membaca pengalaman OJT hingga sekarang.
Titin Wahyu
Septiyana
Madiun, 29 April
2016