Senin, 18 April 2016

Motivation by my self

saya terlahir dari keluarga yang sangat sederhana. Dimana bapak saya sudah tiada semenjak saya duduk di kelas 8 SMP. ketiadaan satu orang tua saya ini menjadi salah satu motivasiku agar aku dan keluargaku menjadi lebih baik dalam hal ekonomi. meski tiada seorang bapak, cita-cita ku untuk sekolah sangat tinggi. saya yakin dengan saya belajar dengan giat, saya akan mampu kuliah. 

saya belajar di SD N Bakur 01, di SD ini saya mendapatkan banyak sekali pelajaran hidup, mulai dari menghargai orang, cara bicara dengan orang yang lebih tua, pokoknya buanyak sekali hal yang saya dapatkan di SDN Bakur 01 ini. Meski SD ini tergolong terpecil dan di desa, tapi mampu membuat saya mengetahui banyak hal, so jangan minder yaaa yang sekolah nya di desa dan pinggiran seperti saya, bisa kok bersaing dengan anak-anak kota. hehehehe. 
alhamdulillah sejak SD kelas I hingga SD kelas VI saya mendapatkan peringkat kelas terus, hehehehe. masuk 3 besar di kelas gitu maksudnya. eeeeits bukannya menyombongkan diri, hanya untuk motivasi aja deeeh. 

setelah lulus dari SD, saya melanjutkan ke SMP Negeri, pokoknya masuk negeri lah, alhamdulillah keterima di SMP N favorite, meski hanya favorite se Kecamatan, hihihihi. meski awalnya sempat gak mau sekolah di SMP N 1 Sawahan, namanya soalnya sawahan seeh, tapi ingat yaa guys meski sawahan tetapi dalemnya wiiiiiiiihhhh, keren-keren semua.,.. nggak nyesel deeeeh sekolah di situ. buktinya buanyak hal yang saya dapatkan, mulai dari cowok, eeeeeeeeh, bukan-bukan.. maksudnya pelajaran baru-baru mengenai materi-materi yang belum saya dapatkan di SD dulu. mulai lah sejak SMP ini saya mengikuti organisasi, OSIS dulu namanya. oiya sekarang pun namanya juga masih OSIS . masih anak baru jadinya numpang tenar saja. hehehe. 
baru naik kelas 8 saya ditingal bapak, hiks sedih banget. aaaah udahlah jangan di ulang kembali bikin nangis lagi,,
di kelas 8 ini saya masih stay di OSIS, belajar lagi lah jadi wakil OSIS, di kelas 8 ini saya alhamdulillah mendapatkan juara 1 menjadi putri SMP gitu laaah. selain itu juga pernah mengikuti olimpiade SAINS, tapi kalah, gpp lah buat pengalaman, seperti itu loh ternyata olimpiade.

setelah lulus dari SMP N 1 Sawahan. saya melanjutkan di SMA N 1 Nglames, meski sebelumnya sempat daftar di SMA kota, hiks tercampakkan deeh saya, ingat titin kamu anak kabupaten bukan kota, ingaaat hanya 10% peluang masuk SMA kota. kaaaan bener tercampakkan, tapi alhamdulillah masih bisa masuk di SMA N 1 Nglames. disini lah banyak saya berubah, yang dulunya belum berhijab, semenjak masuk SMA N 1 Nglames jadi berhijab, banyak sekali hikmahnya saya tidak diterima di SMA kota,  jadilah mulai SMA lebih sederhana, nggak rempong-rempong lagi seperti di SMP dulu. hehehe.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar