Jumat, 29 April 2016

Essay On the Job Training



Nama  : Titin Wahyu Septiyana
NRP    : 6113030004
Prodi   : DC 6 A
Essay Pengalaman OJT
Tempat OJT : PT.INKA Madiun

Syukur alhamdulillah saya bisa diterima OJT di PT.INKA Madiun, salah satu perusahan BUMN yang terletak di tempat kelahiran saya. Jika ditanya bangga, mesti akan saya jawab “iya, saya bangga”, karena apa ? “iya , karena selain saya berbaground perkapalan tetapi saya dapat OJT di perkeretaapian dan di salah satu di perusahaan BUMN.”  Meski banyak sekali yang menyayangkan hal tersebut, “buat apa OJT di perkeretaapian, padahal ilmu perkapalan itu sangat mahal.” Tetapi saya tetap optimis saya pasti bisa mengikuti OJT di perkeretaapian. Dan prinsip saya, ada industri di tanah kelahiran sendiri, mengapa tidak mencoba dan bergabung dengan industri tersebut.
Hari pertama masuk OJT, lagi-lagi banyak pertanyaaan, “loooh, anak perkapalan kok belajar perkeretaapian, yang bener aja”. Kini saya senyum dan menjawab, “ iya ini bener dan serius”. Saya disini ditempatkan di divisi Teknologi, khususnya desain mekanik. Sesuai dengan prodi design construction, karena senior manager disini awalnya menanyakan dan melihat langsung tugas-tugas yang saya peroleh di kampus. Kata beliau cukup lah buat awal seorang designer, yang penting dapat menguasai AutoCAD. Selanjutnya saya langsung diberikan setumpuk gambar kereta dan disuruh mempelajari. Awalnya saya shock banget, ini apa gambar apa coba. Hihihihi. Setelah berhari-hari disini saya mampu mengikutinya dan mulai mendapat tugas.
Setelah tugas di AutoCAD saya selesaikan, saya diberikan tugas lagi di softwere yang baru menurut saya. Yaitu saya harus dapat menggambar di softwere Inventor. Lagi-lagi ini menjadi shock terapi buat saya. Eeeiiiits lebay dikit.  Dari yang awalnya sama sekali tidak tahu dan tidak paham apa itu inventor hingga sekarang dibuat pusing dengannya. Meski saya pemula disini, tetapi saya tetap mampu menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan. Saya bissmillah dan modal yakin saja semoga selesai dengan benar dan sesuai yang diharapkan. “ini pak sudah selesai”, “terimakasih ya mbak, cepat sekali anda belajar dan mengerjakannya”. Dalam fikiran saya, sungguh saya senang sekali, awal yang bagus lah buat pemula, tetapi tak taunya gambar saya masih ada yang salah, dan saya harus revisi. Tidak masalah seeh bagi saya, saya disini memang belajar jadi cukup wajar jika ada kesalahan dan harus revisi.
Pagi ini saya penuh semangat untuk berangkat dan segera menyelesaikan revisi kemarin. Sampai di kantor saya kaget, ternyata PC yang biasanya saya gunakan untuk belajar dan mengerjakan tugas tidak ada di meja. Hemmmmm,,, menghela nafas panjang, sudah semangat kerja, berangkat pagi-pagi tetapi PC tidak ada di meja L L L . Saya menunggu pembimbing dan menanyakan hal tersebut, ternyata PC nya digunakan oleh yang punya, yang sebelumnya dibagian lain dan sekarang kembali ke divisi teknologi lagi. Yaaaah , akhirnya saya menggunakan laptop saya sendiri, dan menginstal Inventor. Karena keterbatasan dengan laptop saya, inventor 2015 tidak bisa terinstal, meski sudah saya tambah RAMnya, masih tidak bisa yang 2015, akhirnya bisa tetepi inventor 2012.
Saya copy dari PC sebelumnya untuk saya lanjutkan di laptop saya, dan ternyata data saya tidak dapat dibuka. Akhirnya pembimbing saya memberikan instaler Pro-Engineering. Dan alhamdulillah bisa dengan Pro-E. Tapi saya harus belajar softwere baru lagi. Ada semingguan lah untuk beradaptasi dengan Pro-E. Mulai berganti dari inventor ke Pro-E saya tiap senin malam mengikuti training Pro-E. Hingga sekarang saya melanjukan pekerjaan nya dengan menggunakan Pro-E.
Dibalik semuanya saya mendapatkan pelajaran yang sangat banyak sekali. Mulai belajar proses desain dan produksi kereta, dari permintaan costumer hingga kereta kembali ke costumer. Belum lagi belajar softwere Inventor dan  Pro-E, yang awalnya tidak pernah tau hingga sekarang dapat mengoperasikan. Dan karyawan disini, banyak  yang menyayangkan saya, karena saya hanya mahasiswi D3.
Dalam hati ingin melanjutkan ke SI , tetapi kasihan orang tua yang menginginkan saya bekerja. Dengan alasan cukup D3 dengan bidikmisi dan setelah lulus dapat bekerja. Orang tua tidak mampu membiayaimu lagi. Besar harapan dapat bekerja di PT.INKA, tetapi jika D3 hanya dapat menjadi PKWT (karyawan kontrak) untuk tetap harus SI. Mohon maaf jika essaynya alay dan mungkin lebih ke cerpen. Terimakasih sudah membaca pengalaman OJT hingga sekarang.



Titin Wahyu Septiyana
Madiun, 29 April 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar